Para Satelit Pengiring Jupiter


Jupiter dan 67 satelitnya yang sudah dikenal (menurut Wikipedia), sering disebut tata surya mini. Keadaan bulan-bulan ini sangat beragam. Ada yang berupa batuan, ada yang berupa es, bahkan memiliki kondisi yang diperlukan untuk menumbuhkan kehidupan primitif.

Diantara sekian banyak satelitnya, 4 diantaranya cukup besar untuk dilihat menggunakan teleskop sederhana. Empat bulan terbesar ini pertama kali diamati oleh Galileo pada tahun 1610 menggunakan teleskopnya.

Satelit-satelit Galilean










(Europa, Io, Ganymede, Callisto)

Sesuai nama orang yang pertama kali mengamati 4 satelit terbesar Jupiter, Galileo Galilei. 4 bulan Jupiter ini disebut satelit Galilean. Mereka adalah Ganymede, Callisto, Io, dan Europa. Satelit-satelit ini mengorbit Jupiter dalam orbit yang nyaris berbentuk lingkaran dan hampir persis di equator Jupiter.

Satelit Bagian Luar













Banyak satelit-satelit yang mengorbit di luar orbit Satelit Galilean. Anggota ini mungkin merupakan pacahan dari asteroid. Semua satelit yang berjarak lebih dari 17,7 juta Km dari Jupiter memiliki orbit yang berlawanan dengan arah orbit satelit-satelit yang lebih dalam.

Satelit Bagian Dalam















Empat dari satelit-satelit kecil lainnya terletak di dalam orbit Io. Salahsatunya adalah Amalthea. Amalthea adalah satelit non-Galilean terbesar. Satelit-satelit dalam ini terus-menerus mendapatkan bombarder dari meteorit dan menghasilkan debu yang mengisi cincin Jupiter.



Berikut ulasan tentang empat satelit terbesar Jupiter


Ganymede

























Satelit ini adalah satelit terbesar Jupiter dengan diameter 5.268 Km. Ukurannya bahkan lebih besar daripada Merkurius. Jika saja Ganymede mempunyai orbit sendiri terhadap matahari, mungkin ia bisa termasuk planet. Misi yang dilakukan wahana luar angkasa Galileo mendeteksi adanya magnetosfer, yang mengubah pandangan para astronom yang sebelumnya berangapan bahwa satelit ini memiliki inti batuan yang ditutupi oleh air dan memeiliki kerak es dipermukaannya. Sekarang mereka berpikir inti Ganymede adalah besi cair yang diselubungi oleh batuan yang dilapisi es.


Callisto

























Seluruh permukaan Callisto dipenuhi oleh kawah yang sudah ada sejak munculnya sistem Jupiter ini. Callisto tersusun atas 60% batuan dan besi, serta 40% es dan air. Misi Galileo mendeteksi adanya variasi medan magnet di sekeliling satelit ini. Ini mungkin disebabkan oleh adanya arus listrik yang mengalir dalam lautan garam di bawah kerak es Callisto.


Io

























Gravitasi Jupiter, Europa, dan Ganymede menarik-narik permukaan Io sehingga kerak satelit ini seperti ditarik-ulur. Bulan ini membangkitkan panas akibat molekul-molekul yang ada di dalamnya yang saling bergesekan dan bertumbukan. Hal ini menjadikan Io sebagai benda langit paling aktif secara vulkanik di tata surya. Satelit ini memiliki atmosfer tipis yang tersusun atas sulfur dioksida.


Europa

























Europa memiliki permukaan es yang mulus. Terdapat lautan cair dibawah permukaan es tersebut. Hal ini bisa terjadi karena panas dari inti bergerak naik melalui gunung-gunung api di bawah permukaan air dan memanasi es sehingga mencair. Kehidupan mungkin muncul pada bagian lautan yang hangat. Teleskop Hubble juga mendeteksi adanya lapisan oksigen tipis di atmosfer Europa.



Baca juga

Fakta dan Info Menarik Planet Jupiter

Comments

Popular posts from this blog

Tips Membeli Teleskop Astronomi

8 Tahun Gempa Jogja

Fakta dan Info Menarik Planet Jupiter yang Perlu Anda Ketahui